analisis jurnal e commerce/internet marketing
Tugas e commerce
Artikel atau jurnal tentang e commerce
Kesimpulan artikel atau jurnal :
Istilah e commerce atau internet marketing berawal dari deklarasi yang dilakukan digedung putih pada bulan juli tahun 1997 bahwa terjadi revolusi industri baru yang akan berdampak pada perekonomian global yaitu sejalan dengan maraknya bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet atau yang disebut juga dengan e commerce. Definisi e commerce sendiri sangant beragam tergantung dari pemanfaatnya, tetapi secara sederhana e commerce dapat diartikan mekanisme bisnis secara elektronis.
Perkembangan dunia e commerce di Indonesia berkembang sedemikian pesat yang diindikasikan perkembangan teknologi komunikasi dan komputer. Perkembangan tersebut diikuti juga oleh perusahaan yang juga berlomba-lomba membangun bisnis secara online. Pelaku bisnis mendapatkan desakan perubahan pola perilaku konsumen yang semakin modern, sehingga menjadi sebuah keharusan untuk menggunakan metode elektronik ini dalam melakukan sistem pendukungan penjualan berbasis online.
Perkembangan teknologi (tele)komunikasi dan komputer menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis. E commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. Meskipun penggunaan media elektronik ini belum dimengerti, akan tetapi desakan bisnis menyebabkan para pelaku bisnis mau tidak mau harus menggunakan media elektronik ini.
Terlepas dari definisi e commerce memiliki karakteristik yaitu :
1.terjadinya transaksi antara 2 belah pihak
2.adanya pertukaran barang, jasa atau informasi.
3.internet merupakan medium utama dalam proses atau mekanisme perdagangan tersebut.
Ada empat tipe aplikasi elektronik e commerce yaitu :
1.I-Market
Yaitu suatu tempat atau arena didunia maya dimana calon pembeli dan penjual saling bertemu untuk melakukan transaksi secara elektronik melalui internet.
2.Customer care
Yaitu suatu usaha dari perusahaan untuk enjalin hubungan interakif dengan pelanggan atau konsumen yang dimilikinya.
3.Vendors management
yaitu melakukan trnsformasi bahan mentah menjadi sebuah produk atau jasa yang ditawarkan kepada konsumen.
4.Extented supplay chain.
Yaitu urutan proses atau aktivitas yang dijalankan perusahaan mulai dari bahan mentah dibeli sampai produk jadi ditawarkan kepada konsumen.
Dalam mengimplementasikan e-commerce tersedia suatu integrasi rantai nilai dari infrastrukturnya, yang terdiri dari tiga lapis.
1.Insfrastruktur system distribusi (flow of good)
2. Insfrastruktur pembayaran (flow of money)
3. Infrastruktur system informasi (flow of information).
Jenis eCommerce eCommerce dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
1.Business to Business (B2B) dan
2.Business to Consumer (B2C, retail).
Secara ringkas e-commerce mampu menangani masalah berikut :
OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan proses
manual.(“enerprise resource planning” concept)
INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan
efektivitas proses. (“just in time” concept)
PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa
yang dipasarkan. (“electronic cataloging” concept)
INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan
meminimalkan “human error” (“electronic data interchange/EDI” concept)
TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang
melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran.
KEUNTUNGAN E-COMMERCE
Secara ringkas keuntungan e-commerce tersebut adalah sebagai berikut :
- Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
- Bagi Pengelola bisnis : efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu
- Bagi Manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.
DAFTAR PUSTAKA
http://deris.unsri.ac.id/materi/deris/ecommerce_deris.pdf
http://www.wahyudi.or.id/e-books/e-commerce.pdf
http://74.125.153.132/search?q=cache:JB-iaidPJdwJ:jurnalskripsi.com/penerapan-e-commerce-dalam-kegiatan-pemasaran-produk-elektronik-di-kota-malang-pdf.htm+jurnal+e+commerce&cd=101&hl=id&ct=clnk&gl=id
http://www.myindo.co.id/productservice/20/index.html
http://74.125.153.132/search?q=cache:6-qM5G-bCHAJ:id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik+contoh+artikel+jurnal+e+commerce&cd=2&hl=id&ct=clnk&gl=id
uts e commerce
penerapan segmentasi pada E-Commerce
Pembahasan soal ujian tengah semester e commerce
Pembahasan no 1
Hubungan E-Commerce terhadap supply chain management
Dalam SCM model ada 2 macam model yang bisa digunakan yaitu menggunakan model tradisional dan menggunakan media e-commerce dapat diketahui. Pada model SCM tradisional, terdapat beberapa alur yang harus dilalui agar barang dapat diterima sampai ditangan konsumen. Dalam traditional marketplace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location based).
SCM menggunakan media elektronik, tidak terdapat batasan dari masing-masing pihak yang melakukan proses jual-beli barang karena masing-masing pihak dapat langsung berhubungan antara satu dengan lainnya. Setiap orang yang memiliki akses ke internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis ini, misalnya dengan melakukan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-down load perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan aneka fasilitas (seperti kartu kredit, smart card, internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya.
Peningkatan value chain adalah manfaat yang diperoleh ketika seseorang atau produsen menggunakan media e-commerce. Namun selain terdapat kelebihan, penggunaan e-commerce dalam hubungannya dengan SCM ini pun juga memiliki keterbatasan yaitu ketepatan waktu dalam pengiriman barang, jangkauan daerah pengiriman barang, juga pengiriman barang masih ditakutkan dapat hilang di jalan.
Contoh perusahaan yang baru-baru ini mengembangkan SCM dalam organisasinya adalah perusahaan penerbangan Garuda Indonesia. Bagi BUMN ini, pengembangan SCM sangat membantu dalam penjualan tiket. Pola penjualan tiket di perusahaan ini tidak lagi menggunakan jalur linier : pusat penjualan tiket – biro – konsumen. Pusat penjualan tiket dapat melakukan monitoring secara serentak terhadap seluruh biro maupun pesanan langsung dari konsumen.
Pembahasan No. 2
E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
-
E-commerce dapat mengurangi siklus waktu
Siklus waktu yang dimaksudkan dapat dimulai dari waktu pemesanan hingga pengiriman produk. Sistem pemesanan yang elektronis memungkinkan pemrosesan produk dapat lebih cepat dan akurat. Pada produk yang terdigitalisasi, e-commerce memungkinkan pengiriman produk berlangsung secara sepat dan real-time.
Sedangkan dari sisi perusahaan, e-commerce dapat mengurangi siklus waktu dimana perusahaan dapat melakukan penjualan yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Sehingga dari pengurangan siklus waktu yang diciptakan dari penggunaan e-commerce juga akan berdampak pada pengurangan biaya pemasaran yang akan menguntungkan pihak perusahaan.
Jika dari sisi pelanggan, pengurangan siklus waktu dapat diketahui dari pemesanan yang dilakukan melalui website e-commerce Kegiatan ini memungkinkan pelanggan ataupun konsumen dapat langsung melihat bagaimana kriteria sebuah produk dan memesannya. Jika transaksi telah dilakukan, maka perusahaan akan mengirimkan barang pesanan melalui jasa pelanggan.
-
E-commerce dapat meningkatkan kinerja karyawan
Dalam hal ini, E-commerce menuntut setiap karyawan untuk :
-
-
Komitmen, kreativitas, beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan perusahaan
-
Bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang, serta beranggotakan knowledge based workers
-
Mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation)
-
Mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa, maupun proses baru
-
Sehingga dari tuntutan tersebut akan mengakibatkan redefinisi dalam organisasi yang berakibat pada peningkatan kinerja karyawan. Peningkatan tersebut dapat berupa :
-
E-commerce mengubah bagaimana orang-orang direkrut, di evaluasi, dan dipromosikan
-
E-commerce mengubah cara training dan pendidikan yang ditawarkan pada karyawan
-
Perusahaan dapat memangkas biaya lebih dari 50% karena semakin meningkatnya program dan pelatihan virtual yang akan mengubah cara kerja karyawan menjadi lebih baik.
-
E-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Secara prinsip, proses pengambilan keputusan konsumen online tidak jauh berbeda dengan proses keputusan offline, yaitu terdiri atas lima tahap: identifikasi masalah, pencarian informasi internal dan eksternal (khususnya lewat internet), evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku purna beli. Dengan adanya pelayanan e-commerce, pelanggan akan dimudahkan untuk mengakses seluruh informasi yang up date dan terus menerus. Pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan akurat juga menjadikan e-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.
Pembahasan n0.3
Perbandingan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Perbandingan antara marketplaces dan marketspaces
|
Keterangan |
Marketplaces |
Marketspaces |
|
Arti |
Menekankan interaksi pertukaran barang dan jasa antara penjual dan pembeli dengan sejumlah uang secara fisik antara penjual dan pembeli |
Marketplace (tempat pasar) dimana antara penjual dan pembeli melakukan pertukaran barang dan jasa dengan sejumlah uang (atau dengan barang dan jasa lain), tetapi dilakukan secara elektronis |
|
Keunggulan |
Menyamakan minat pembeli dan penjual.
Memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran yang juga diasosiasikan sebagai transaksi pasar. Menyediakan infrastruktur institusional, seperti hukum, kebutuhan regular, yang memungkinkan fungsi yang efisien bagi pasar. |
Informasi yang lebih bagus dalam lingkungan bertransaksi dan hubungan. Biaya untuk mencari informasi yang lebih rendah untuk pembeli.
Menghilangkan informasi yang membingungkan bagi penjual dan pembeli. Pemisahan sementara yang lebih baik antara waktu pembelian dengan waktu pemprosesan produk digital yang dibeli di e-marketplace Pembeli dan penjual bisa berada di tempat yang berbeda |
|
Keterbatasan |
Proses transaksi jual beli hanya dapat dilakukan langsung di tempat.
Pembeli dan penjual harus berada di tempat yang sama.
Proses transaksi terkadang tidak praktis. Hal ini dikarenakan antara penjual dan pembeli masih terjadi proses tawar menawar sebelum menentukan harga yang pasti. |
Ketidakpastian kualitas produk yang dibeli secara online. Hal ini dikarenakan calon pembeli tidak pernah melihat, khususnya yang berasal dari vendor yang tidak diketahui. Beberapa situs web hanya berisi informasi yang “copy” dan “paste” sehingga tidak ada pengembangan informasi lain yang diperlukan oleh konsumen tentang produk tersebut seperti komentar-komentar individu mengenai produk tersebut ataupun perbedaan antara model yang tersedia dari pabrik yang sama. Belum bakunya standar dan regulasi pemerintah
Akses internet yang masih terbatas dan relatif mahal bagi banyak pelanggan potensial |
perbandingan no.4
Perbandingan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. serta Situs yang memberikan harga terbaik dan juga tempat mendapatkan informasi terbaik.
Harga terbaik untuk produk sony digital camera adalah situs picescan.com, dengan contoh penawaran untuk kamera digital jenis sony cybershot dsc w300 dengan perbandingan harga sebagai berikut:
-
shopping.com, $269-406 ;
-
mysimon.com, $ 264-348 ;
-
bottomdollar.com, $252 ;
-
bizrate.com, $270 ;
-
pricescan.com. $252.
Pelanggan bisa mendapatkan informasi harga dan informasi lain tentang produk melalui Walmart yang melengkapi toko online dengan search engine cerdas untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi. Pengguna Mysimon.com (semua layanan reguler) dan layanan AT&T Digital PocketNet memiliki akses ke perbandingan belanja wireless. Pengguna yang dilengkapi dengan sebuah telepon yang sudah tersambung internet AT&T dapat menemukan layanan yang terdapat pada menu utama AT&T; memungkinkan pebelanja membandingkan harga kapan saja dan dimana saja, termasuk dengan toko fisik.
Pembahasan no.5
Trust, Kepuasan, Loyalitas konsumen e commerce
Kepercayaan (trust) menjadi katalisator bagi transaksi penjual dan pembeli yang membuat konsumen memiliki harapan besar untuk puas terhadap hubungan tukar-menukar tersebut (Pavlou, 2003). Kepercayaan (trust) terhadap electronic vendor menentukan putusan konsumen untuk melakukan hubungan penyedia bisnis e-commerce (Friedman et al. 2000). Kekurang-percayaan terhadap web vendor akan menghalangi konsumen menggunakan produk web vendor (Bhattacherjee, 2002).
Jarvenpaa dan Tractinsky (1999) dalam Fitra (2006) mendefinisikan kepercayaan (trust) di e-commerce system sebagai kesediaan konsumen untuk bergantung pada penjual dan melakukan tindakan walaupun penjual dapat dengan mudah merugikan konsumen.
Saat konsumen membeli produk-produk dalam kehidupan sehari-hari, merek (brand) dan citra (image) merupakan hal-hal yang sangat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Jika suatu perusahaan bukanlah perusahaan yang memiliki merek ternama, dan konsumen-konsumen perusahaan tersebut dapat berpindah layanan bagaimana perusahaan tersebut memelihara hubungan dengan para konsumen yang bersangkutan? Inilah yang dinamakan sebagai membangun loyalitas (kesetiaan) konsumen. Pada umumnya, loyalitas para konsumen muncul dari interaksi yang terus-menerus secara intensif dengan perusahaan tersebut. Sepanjang perusahaan dapat menyediakan informasi yang bermanfaat dan bernilai kepada konsumen, mereka pasti akan menganggap perusahaan sebagai rekanan (partner) yang dapat dipercaya.
Loyalitas konsumen tidak dapat dibangun dalam waktu sehari, namun harus diusahakan secara perlahan-lahan namun pasti. Kesalahpahaman sering terjadi di dunia maya dengan menganggap “hit rate” sebagai indikator utama loyalitas konsumen terhadap sebuah situs. Di dalam sistem e-commerce, prinsip loyalitas yang dipergunakan berpedoman pada aspek “customers retention”, atau dengan kata lain seberapa mampu perusahaan memelihara konsumennya untuk selalu datang kembali membeli produk atau jasa yang ditawarkan dan melakukan mekanisme pembelian melalui situs terkait. Jika dilihat dari seberapa lama pengalaman seorang konsumen “berkenalan” dengan dunia internet, paling tidak mereka dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok besar: Beginners, Intermediates, dan Experts (Siegel, 1999).
Seorang konsumen diklasifikasikan sebagai “Beginner” jika yang bersangkutan baru saja belajar mencoba-coba untuk menggunakan internet. Yang dilakukan tipe orang ini biasanya adalah mencari informasi sehubungan dengan berbagai produk atau jasa yang diperlukannya melalui cara yang paling mudah, yaitu menggunakan “searching engine” semacam Yahoo.com, Altavista.com, atau Excite.com. Mereka biasanya tidak langsung membeli melalui internet melainkan mempergunakan jalur konvensional seperti telepon atau faksimili untuk melakukan transaksi, walaupun informasi awalnya mereka dapatkan melalui situs-situs di dunia maya. Interaksi dua arah antara konsumen dengan perusahaan belum terjadi di tahap ini. Yang perlu dilakukan oleh perusahaan adalah mencoba untuk meningkatkan inisiatif konsumen tersebut untuk melakukan hal-hal lain di internet sehingga mereka mulai tertarik untuk mengadakan transaksi jual beli.
Jika konsumen tersebut sudah terbiasa untuk melakukan pencarian informasi di internet (browsing), biasanya mereka akan mulai mencoba melakukan interaksi dengan perusahaan melalui cara-cara semacam email dan chatting. Konsumen yang dikelompokkan sebagai kategori “Intermediates” ini biasanya mulai tertarik untuk coba-coba melakukan pembelian produk di internet (biasanya yang harganya murah) dan ingin tahu mekanisme dan aspek-aspek terkait lainnya, seperti cara memesan, mekanisme pembayaran, dan jaminan pengiriman barang. Untuk meyakinkan bahwa yang dilakukan mereka sudah benar dan aman, konsumen akan melakukan komunikasi dengan perusahaan, baik secara online maupun offline. Pada akhirnya, yang bersangkutan akan melakukan sebuah transaksi pembelian produk seperti yang diharapkan, dan di titik inilah awal dari berlangsungnya sebuah mekanisme e-commerce.
Pembahasan no.6
Penerapan segmentasi pada E-Commerce
Meskipun kegagalan juga tidak bisa kita lupakan begitu saja pada ribuan proyek EC, namun EC sepertinya tetap bertahan dengan baik dan terus berkembang pada tahun 2001-2002 sebagaimana banyak dibahas di berbagai artikel. Banyak pula perusahaan-perusahaan berbasis internet yang berhasil mendulang sukses, misalnya puritan.com, yang merupakan perusahaan penyedia vitamin. Ribuan perusahaan brick-and-mortar yang menambah saluran online, dan mereka pun berhasil mendulang sukses. Misalnya unilobe.com. staple.com, 800flower.com dan Southwest Airline (dengan iflyswa.com). Weill dan Vitale (2001) menyarankan bahwa perusahaan yang ada sekarang bisa menggunakan pengetahuan, merek, infrastruktur dan strategi handal perusahaan yang sudah ada untuk bermigrasi dari pasar offline ke pasar online. Sebelm melakukan e coomerce maka perusahaan harys melakukan bebrapa tahapan sama seperti ketika seseorang maupun melakukan usaha pada awalnya. Langkah – langkah yang harus dilakukan adalah
-
langkah 1: identifikasikan konsumen atau kebutuhan bisnis dalam pangsa pasar
-
langkah 2: periksa peluang
-
langkah 3: tentukan kemampuan pemilik bisnis dalam memenuhi kebutuhan
jika langkah – langkah tersebuta sedah dilakukan maka perusahaan bisa mamulai bisnis e commerce. Yaitu dengan cara :
1. Membangun atau Acquiring Web Site
Setiap urusan online memerlukan situs jaringan. Situs jaringan merupakan jalan utama beberapa perusahaan untuk berdagang di internet seperti mengiklankan produk nya atau memberikan pelayanan dan menarik pelanggan.
Proses dari Membangun Web Site
-
-
Pilih alamat jaringan seperti activeplaza.com
-
Daftarkan nama daerah(domain name) seperti mybusiness.com
-
Ciptakan dan kelola isi atau konten
-
Desain situs jaringan
-
Konstruksikan situs jaringan dan percobaan
-
Pasar dan promosikan situs jaringan
-
2. Hosting Website dan Memperoleh Nama Domain
Memilih nama domain adalah pemasaran yang penting serta pertimbangan branding bagi banyak bisnis. Nama domain ini akan menjadi alamat online bisnis, serta memberikan kesempatan untuk menciptakan identitas bagi bisnis.
Nama domain adalah name-based address yang mengidentifikasi server koneksi internet. Nama domain ini harus mudah diingat. Setiap nama domain diawali dengan top-level-domain (TLD), baik yang umum seperti .com, .biz untuk bisnis komersial, .org untuk organisasi non-profit maupun country-code top-level-domain (ccTLD) seperti .au untuk Australia, .jp untuk Jepang. Kebanyakan ccTLD juga memiliki nama domain level dua yang mengindikasikan nama organisasinya (contoh : redcross.org.au). Di sisi kiri nama domain adalah nama organisasi (contoh : dell.com), nama brand (contoh : coke.com untuk Coca Cola), atau nama generik (contoh : plumber.com)
3. Content Creation, Delivery, and Management
Creating content
Content dari banyak situs dibuat oleh pemilik dan pengembang situs. Umumnya, diawali dengan mengumpulkan semua content yang telah tersedia (informasi produk, informasi perusahaan, logo). Lalu menambahkan content tambahan – e-newsletters, forum diskusi, fitur personalisasi customer, dan sebagainya. Opini/penilaian ini untuk menentukan apa yang penting, kritis, atau diharapkan dengan penuh pertimbangan bagaimana setiap detil content akan menyampaikan tujuan situs dan apakah customer akan menginginkan/mengharapkannya.
Content juga bisa dikembangkan dari customer – melalui review produk, testimonial, forum diskusi, dan lain-lain. Content bisa didapat dari downstream perusahaan di supply chain. Original content juga bisa dibuat oleh peneliti lepas, compiler, dan penulis.
Delivering Content By E-Newsletter
Salah satu strategi efektif mengirimkan konten menarik bagi pelanggan potensial adalah melalui email newsletter. E-newsletter adalah kumpulan artikel informatif dan singkat yang dikirimkan secara teratur lewat email pada individu yang tertarik dengan topik newsletter.
Content Management
Content management adalah proses mengumpulkan, memuat, merevisi, dan menghapus konten dari website untuk menjaga agar konten tetap fresh, akurat, dan kredibel. Content management memastikan situs tetap relevan dan akurat lama setelah peluncuran perdana situs. Web content management ini berbeda dari website management, yang fokus pada navigasi, availability, performance, dan sebagainya.
4. Website Design
Desain website yang berhasil adalah yang berhasil memenuhi ekspektasi pelanggan. Desain dimulai dengan identifikasi pelanggan, kebutuhan, ekspektasi, dan masalahnya. Situs didesain untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi tersebut, atau mampu memecahkan masalah pelanggan.
Pembahasan no.7
Contoh situs yang menggunakan B2B dan analisis dari masing – masing situs.
-
EC PLAZA http://www.ecplaza.net
Tampilan : Layout yang cukup menarik dan interaktif Kecepatan upload halaman : Cukup cepat, 4-7 detik dengan koneksi 32kb/ps Kelengkapan fitur catalog : Sangat lengkap, Cara pembayaran : Pay PAL ,kartu kredit,LC, sesuai kesepakatan Kejelasan informasi : Cukup dengan spesifikasi dari situs official produk Kelengkapan produk : Cukup lengkap da disertai gambar Fasilitas forum : live messenger Fasilitas compare : Ada dengan perbandingan harga Fasilitas lain : fasilitas member Fasilitas Yes Trust dan Yes Best Special discount sale Fasilitas search engine Secara keseluruhan situs ini sangat baik dan menarik. Yang saya pandang menarik disini adalah ” Special discount sale”. Selain terbilang jarang ditemui i situs e-commerce hal ini ini merupakan sebuah strategi untuk memperlancar arus penjualan. Selain itu strategi ini digunakan untuk memperlancar arus supply chain B2B, sehingga akan mendongkrak penjualan B2C situs ini.serta adanya data&profil perusaan penjual barang.Kekurangan situs ini terdapat pada ketidakdaan fasilitas forum, situs ini hanya menyediakan layanan live messenger.jadi hubungan B2b harus melalui operator sebagai moderator, sehingga hubungan antar B2B menjadi kurang nyaman.
-
ALIBABA http://www.alibaba.com
Tampilan : Layout yang kurang menarik, terkesan biasa Kecepatan upload halaman : Cukup cepat, 3-5 detik dengan koneksi 32kb/ps Kelengkapan fitur catalog : Sangat lengkap Cara pembayaran : Pay PAL,kartu kredit,LC.sesuai kesepakatan Kejelasan informasi : Cukup dengan spesifikasi dari situs official produk Kelengkapan produk : Hanya fokus pada produk-produk baru Fasilitas forum : Ada pada link community Fasilitas compare : Ada dengan perbandingan harga Fasilitas lain : fasilitas member Fasilitas search engine Secara keseluruhan sius ini tergolong baik. Dengan loading page yang cepat serta fitur –fitur yang wajib ada dalam sebuah situs e-commerce seperti katalog, informasi penjual,informasi produk, cara pembayaran dan forum.namun ada beberapa yang saya rasa kurang pas, yaitu mengenai tampilan yang terkesan biasa ( mungkin karena kompatibilitas web browser yang saya gunakan) tapi mungkin hal ini tidak begitu dipermasalahkan oleh pengunjung lainya.
-
ECROBOT.COM http://www.ecrobot.com
Tampilan : Layout yang cukup menarik dan interaktif Kecepatan upload halaman : Cukup cepat, 5-7 detik dengan koneksi 32kb/ps Kelengkapan fitur catalog : Sangat lengkap dan unik Cara pembayaran : Pay PAL dan kartu kredit Kejelasan informasi : sangat jelas diserai review dari user lain Kelengkapan produk : Cukup lengkap dan disertai gambar Fasilitas forum : Ada pada link member area Fasilitas compare : Ada dengan perbandingan harga Fasilitas lain : fasilitas member Fasilitas Yes Trust dan Yes Best Special discount sale Fasilitas search engine Yang menarik dari situs ini adalah: situs ini menyertakan jumlah produk yang dikategorikan secara sederhana dan uniknya mereka juga menampilakan jumlah perusahaan yang terdapat/ terdaftar di situs ini, dan telah diklasifikasikan sesuai dengan bidangnya masing-masing. Hal ini memudahkan konsumen untuk mencari informasi dengan cepat dan tepat mengenai apa yang mereka perlukan.
internet marketing
Gambaran
1.Amazon.com
Amazon.com adalah sebuah situs yang melakukan internet marketing yang menjual berbagai macam produk , atau juga bisa disebut sebagai e mall general. Sebab didalam web tersebut tersedia berbagai macam produk yang ditawarkan dan berbeda-beda jenisnya serta bisa dibeli oleh konsuman misalnya seperti ada berbagai macam buku, perhiasan, baju, sepatu dan lain-lain.
2.Bhinneka.com
Bhinneka.comsebenarnya hamper sam dengnan amazon.com. bhinneka.com juga merupakan web yang melakukan pemasaran diinternet bahkan produk yang ditawarkannya pun banyak pilihannya atau bervariatif. Teapi ada yang membedakan antara bhinneka,com dan amazon.com . pada bhinneka .com produk yang ditawarkan merupakan produk yangn berhubungan dengan elekronik saja, seperti handphone, flasdisk, laptop dan lain-lain. Sedangkan amazon.com produk yang ditawarkan bukan hanyna produk elektronik tetapi ada juga yang lainnya.
Perbandingan
Jika dibandingkan antara amazon.com dan bhinneka.com, lebih baik bhinneka.com produk yang ditawarkan pada web tersebut lebih lengkap selain itu produk yang ditawarkan tidak hanya produk elektronik tetapi ada juga produk yang lainnya.
Komentar
Kedua web tersebut yaitu amazon.com dan bhinneka.com sebenarnya sudah sama – sama baik dalam memasrkan produknya yaitu melalui internet sebab makin banyak kemungkinan konsumen yang akan membelinya bila dibandinggkan dengan pemasaran melalui pasar nyata.
Saran
Sebaiknya amazon.com jangan hanya menjual produk elektronik saja agar konsumen bisa lebih banyak dan leluasa dalam memilih produk.
3.Fastnchip.com
Fastnchip adalah merupakan sebuah web yang menawarkan produk yang khusus berhubungan dengan elektronik. Contohnya saja fastnchip hanya menawarkan semua produk yang berhubungan dengan perangkat Computer ( PC ).
4.Barnesandnoble.com
Lain fastnchip lain pula dengan barnes and noble. Barnes and noble sebenarnya hamper sama dengan fastnchip, sama-sama menjual atau menawarkan produk yang homogen yaitu berupa buku-buku yang bersejarah atau buku-buku luar negeri.
5.mizan.com
Mizan.com jugamerupakan contoh web yang melakukan internet marketing dan menawarkan hanya satu jenis produk saja yaitu hanya berupa buku-buku saja.
Perbandingan
Antara fastnchip.com, barnesandnoble.com dan mizan,com merupakan sebuah web yang menjual hanya satu produk saja. Dan itu berbeda-beda disesuaikan dengan kemampuan dari masing-masing web dalam keinginan menawarkan produk. Dan kebetulan fasnchip menawarkan semua tentang PC dan barnesandnoble menawarkan semua tentang buku-buku luar serta amazom menawarkan tentang semua buku-buku umum.
Komentar
Ketiga web tersebut merupakan e mall specialist, sebab produk yang ditawarkan homogen atau hanya terdiri dari saru pruduk saja. Konsumen yng bisa melakukan hanya konsumen yang menginginkan sesuatu barang tertentu saja sesuai dengan yang ditawarkan oleh masing-masing web.
Saran
Masing – masing web bisa lebih memperbanyak produk yang ditawarkan, sebab sebab meskipun ketiganya merupakan e mall special tetapi bisa lebih memperolh banyak konsumen jika produk yang ditawarkan lebih banyak atau lengkap.
e mall
ELECTRONIC MALL
Sebagai tambahan untuk berbelanja pada storefront pribasi, consumer bisa juga berbelanja pada electronic mall (e-mall). Sama seperti mal pada dunia fisik, e-mall adalah tempat berbelanja omline yang bertempat dibanyak toko bertempat. Contoh hawaii.com adalah e-mall yang menjual barang-barang dan toko di hawaii. Itu mencakup direktori produk kategori dan toko pada setiap kategori.
Ketika consumer mengindikasi kategori yang ia inginkan, consumer ditransfer kepada storefront pribadi yang cocok dengan keinginannya. Mall seperti ini tidak menyediakan jasa. Ini hanya merupakan direktori. Ada mall-mall lain yang khusus menyediakan jasa. Beberapa mall biasanya sangat besar, yang didalamnya terdapat banyak penjual virtual.
TIPE TOKO DAN MALL
Ini adalah beberapa tipe toko dan mall :
1. toko / mall umum
ini adalah marketspace yang besar yang menjual semua tiope produk/ contoh amazon.com, choicemall.com, shop4.vcomshop.com, spree.com dan portal publik yang besar seperti yahoo.com, aol.com, lycos.com. semua departemen yang besar dan toko diskon termasuk dalam kategori ini.
2. toko / mall spesial
mereka hanya menjual satu tipe atau beberapa tipe produk, seperti buku,bunga.anggur, mobil, atau hewan. Amazon.com memulai bisnisnya sebagai spesial penjual buku, namun sekarang telah berubah menjadi general store. 1800flowers.com hanya menjual bunga dn hadiah yang berkaitan. Fashonmall/beautyjungle spesialisasi pada produk kecantikan, tips, dan trend mode. Cattoys.com menjual berbagai macam mainan kucing. Uvine.com menjual anggur
komentar
Pada e mall general lebih banyak menawarkan produk kepada konsumen dan hal itu juga bisa lebih menarik konsumen sebab konsumen tidak akan jenuh hanya dengan mimilih satu macam produk. Jikd dibandingkan dengan e mall special maka perusahaan akan lebih mendapatkan untung akibat variable atau produk yang dijual lebih banyak. Selain juga akan banyak konsumen yang datang sebab tidak e mall tersebut tidak hanya hemegen barang yang ditawarkan, hal itu bisa terjadi dikarenakan kesukaa atau kegemaran dari masing – masing konsumen berbeda. Tetapi kelemahannya barang yang ditawarkan dari setiap produk kurang banyak jika dibandingkan dengan e mall special.
Sedangkan pada e mall special, produk yang ditawarkan lebih spesifik. Mall tersebut hanya menawarkan satu jenis produk kebutuhan tertentu, tetapi banyak produk-produk pendukung yang ditawarkan terkait dengan kebutuhan yang ada. Misalnya saja seperti cottoys.com web tersebut menjual produk khusus yang berhubungan dengan kucing, mulai dari makanan kucing, minuman kucing bahkan mainan kucing ataupun aksesoris yang lain. Dan e mall tersebut baik jika perusahaan ingin menjual produknya kepada konsumen yang memiliki kegemaran tertentu. Jadi e mall special konsumennya lebih kepada orang mempunyai kegemaran terhadap produk yang ditawarkan sedangkan e mall general lebih kepada semua kalangan konsumen.
Daftar pustaka
http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/e-commerce/pembahasan-e-marketplace
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!